Semua Perusahaan Dapat Menjadi Perusahaan Fintech

Semua Perusahaan Dapat Menjadi Perusahaan Fintech

Anda harus mempertimbangkan untuk beralih ke penyambungan layanan finansial apabila Anda menjalankan platform seperti eCommerce, FoodTech, dan lainnya

11 May 20212 menit bacaan
Diego Rojasoleh Diego Rojas
Semua Perusahaan Dapat Menjadi Perusahaan Fintech

Di masa lalu kami telah sering mendengar bahwa software dapat mengambil alih dunia. Kami memahami kekuatan AI dalam mengubah bisnis dan bagaimana blockchain yang mengganggu dapat berada di domain yang sangat spesifik.

Namun, akhir-akhir ini kami mendengar pandangan lain yang lebih pragmatis dan realistis bahwa semua perusahaan akan menjadi perusahaan fintech, tetapi izinkan saya mengulanginya lagi dan meyakinkan anda bahwa saat ini semua perusahaan bisa menjadi perusahaan fintech.

Secara bersejarah, startup B2C hanya berfokus dalam melakukan satu atau dua hal secara benar - menempatkan pelanggan di pusat dan menjalankan operasi di ranah mereka dengan beberapa keunggulan kompetitif pada eCommerce, perjalanan, logistik, FoodTech, ride hailing, PropTech hanya untuk beberapa nama saja.

Akan tetapi, dengan adanya konsumen yang lebih banyak menuntut dan munculnya kebutuhan untuk memperkenalkan metode pembayaran tanpa mengganggu user experience mereka, banyak perusahaan dari sektor-sektor tersebut yang telah mengubah produk mereka untuk diintegrasikan dengan layanan finansial.

Terlebih lagi, banyak perusahaan yang ingin memiliki dompet digital mereka sendiri, meluncurkan fasilitas nilai tersimpan, memberikan cashback, menawarkan cicilan atau opsi pay later dan lain sebagainya.

Sebagai contoh, aplikasi pesan-antar makanan bisa berubah menjadi aplikasi super dengan banyak penawaran layanan dan menggabungkan produk finansial untuk memungkinkan konsumen melakukan transaksi dan pembayaran dengan nyaman.

Perusahaan semacam itu dapat mempertimbangkan untuk menawarkan layanan dompet digital dimana konsumen dapat menggunakannya untuk menambah saldo atau membeli langganan untuk menyimpan uang tunai (mirip dengan fitur pembayaran di muka).

Aset yang lebih tinggi di bawah manajemen memungkinkan perusahaan pesan-antar makanan untuk mengeksplorasi model bisnis baru dengan cara menggabungkan kumpulan dana mereka dan mendiversifikasi aliran pendapatan dari inventaris sederhana dan manajemen logistik.

Hal ini meningkatkan valuasi dan posisi perusahaan dalam memperoleh pengguna baru. Konsumen adalah pihak yang paling diuntungkan di sini karena bagi mereka lebih banyak kemudahan dengan biaya yang lebih rendah.
Platform transportasi online seperti Uber telah memperluas rangkaian layanan dengan cara menawarkan produk keuangan seperti pembayaran elektronik

Perubahan yang dilakukan oleh perusahaan ini bertujuan dan selaras dengan tren global. Perusahaan perlu mendiversifikasi strategi monetisasi mereka serta melakukan ekspansi ke layanan finansial, hal ini seharusnya menjadi perkembangan yang alami bagi perusahaan untuk mewujudkan harapan konsumen mereka.

Potensi up-selling kemungkinan dapat membantu membangun keterikatan pelanggan serta memperpanjang keterikatan tersebut pada platform-platform tersebut.

Lagipula, kita hidup di masa dimana layanan fintech sedang menjadi komoditas utama, menghilangkan hambatan teknis bagi bisnis untuk masuk, menghubungkan serta mengendalikan berbagai produk dan layanan untuk mengurangi time-to-market dan tetap menjadi relevan bagi konsumen.

Perbankan-sebagai-service mulai meningkat

Jadi, apakah anda menjalankan platform eCommerce, FoodTech, PropTech, dan lain sebagainya, pada akhirnya anda perlu mempertimbangkan perubahan ke arah penyambungan layanan finansial dalam penawaran layanan anda.

Itulah mengapa Finantier hadir untuk mengupgrade perusahaan manapun menjadi perusahaan fintech - dengan menghubungkan ke platform kami dan memungkinkan konsumen memanfaatkan data mereka untuk mengakses layanan anda.