Mengenal Jenis Financial Data API di Platform Open Finance
29 June 2022
Author by Nida Amalia

Mengenal Jenis Financial Data API di Platform Open Finance

Layanan Open Finance menyajikan serangkaian fitur yang dapat dimanfaatkan oleh fintech dalam mengembangkan produknya. Salah satunya Financial Data API, yakni sebuah layanan data—pengumpulan, pengelolaan, dan pemanfaatan—guna mendukung proses bisnis yang ada. Contohnya, untuk meningkatkan kemampuan skoring kredit, sebuah perusahaan bisa memanfaatkan API (Application Programming Interface) yang menyediakan alternatif data di luar SLIK OJK, seperti data transaksi PPOB, e-commerce, telko, dan lainnya yang relevan.

Sebagai sebuah produk berbasis API, data-data finansial tersebut dapat disinkronisasikan secara native ke dalam sebuah sistem aplikasi secara holistik. Memungkinkan pengalaman pengguna yang tetap ringkas ketika memakai aplikasi tersebut. Berikut ini adalah varian Financial Data API yang saat ini paling banyak dibutuhkan dan digunakan oleh penyelenggara fintech di Indonesia dan Asia Tenggara:

Verification API

Verification API berisi serangkaian fitur yang memungkinkan pengembang menghadirkan layanan verifikasi untuk berbagai kebutuhan. Jenis Financial Data API ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, salah satu yang paling populer untuk pengembangan fitur e-KYC (Electronic Know Your Customer). Berikut ini salah satu contoh Open API yang digunakan untuk melakukan verifikasi identitas pengguna:

Verification API
Verification API

Ada beberapa jenis layanan verifikasi lain yang dapat dimanfaatkan dengan Verification API misalnya:

  • Verifikasi identitas
  • Verifikasi pemasukan
  • Verifikasi email
  • Verifikasi keabsahan surat berharga
  • Verifikasi akun bank
  • Verifikasi data perusahaan, dan lain sebagainya.

Aggregation API

Aggregation API membantu pengembang untuk mendapatkan konektivitas secara real-time terhadap data-data yang ada di layanan finansial seperti perbankan. Dengan API ini, sebuah aplikasi bisa membaca, misalnya terkait jumlah saldo yang dimiliki nasabah di rekening miliknya. Berikut ini contoh API yang mengakomodasi kebutuhan tersebut:

Aggregation API
Aggregation API

Dalam implementasinya, Aggregation API dapat menjadi aplikasi keuangan pribadi yang mengotomatiskan pencatatan. Dengan begitu, pengguna tidak harus selalu mencatatkan secara manual setiap pengeluaran yang dilakukan. Terlebih beberapa platform sudah memiliki kemampuan agregasi yang mendalam, seperti menyertakan banyak bank dan aplikasi e-money yang rutin digunakan untuk bertransaksi.

Otomatisasi pencatatan juga berperan penting bagi perusahaan finansial. Dengan melihat cashflow, beberapa fintech juga bisa mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif soal status “kesehatan finansial” dari calon pengguna.

Scoring API

Scoring API dapat digunakan oleh perusahaan finansial untuk mendapatkan set data alternatif terkait calon nasabah. Salah satu yang populer digunakan adalah Telco API, yakni sebuah Financial Data API yang melakukan verifikasi dan memberikan catatan konsumsi layanan telekomunikasi yang digunakan seseorang — seperti pembelian atau penggunaan pulsa. Berikut ini contoh API yang digunakan untuk skoring dari data Telco:

Scoring API
Scoring API

Data telekomunikasi ini menjadi signifikan. Menurut data dari International Telecommunication Union (ITU), pengguna mobile broadband Indonesia mencapai 243,63 juta pada 2020. Artinya setara dengan 89,07 per 100 penduduk. Hal ini ditengarai penetrasi smartphone yang cukup kencang, termasuk oleh pengguna di daerah rural.

Dengan memanfaatkan data alternatif seperti ini, fintech bisa menjangkau lebih banyak kalangan untuk menyediakan layanan seperti pembiayaan atau kredit. Pasalnya, kendati tidak memiliki rekening bank atau catatan kredit di institusi keuangan formal, kalangan masyarakat unbanked sudah banyak yang menggunakan ponsel untuk kebutuhan harian.

Tak hanya itu, Scoring API sebenarnya juga menyediakan set data yang lebih luas di luar telko, misalnya API yang mencakup data:

  • Tagihan PPOB
  • Transaksi E-commerce/Ride-Hailing
  • Catatan keuangan bisnis
  • Dompet digital, dan lain-lain.

Layanan API dari Finantier

Finantier sebagai perusahaan Open Finance turut menghadirkan produk Financial Data API. Produk API Finantier disuguhkan dalam mekanisme Open API. Layanan Financial Data API juga sudah digunakan oleh fintech di berbagai bidang, mulai dari p2p lending, personal finance, digital payment, dan masih lain-lain.

Seiring dengan kebutuhan pengembangan layanan finansial yang semakin besar di pasar Indonesia dan regional, Finantier juga berkomitmen untuk menghadirkan lebih banyak produk API keuangan sebagai penunjang. Salah satu yang akan segera diluncurkan adalah Payment API dengan salah satu fungsi memungkinkan bisnis menghadirkan fitur recurring payment dengan pemrosesan dan biaya yang lebih efisien.

Hubungi kami untuk layanan Open Finance API