Layanan "Recurring Payments" dan Manfaatnya untuk Fintech
11 July 2022
Author by Nida Amalia

Layanan "Recurring Payments" dan Manfaatnya untuk Fintech

Model bisnis berlangganan menjadi salah satu opsi monetisasi yang relevan untuk berbagai layanan digital. Sebut saja music streaming, video on-demand, education technology — atau bahkan layanan seperti e-commerce dan ride-hailing juga memiliki fitur membership yang mengharuskan para ‘pelanggan premium’ melakukan pembayaran rutin setiap bulan.

Bagi pelanggan, model berlangganan ini juga terkadang menjadi opsi yang memudahkan, apalagi untuk aplikasi-aplikasi yang benar-benar dibutuhkan untuk produktivitasnya. Contohnya aplikasi akuntansi untuk pedagang online. Dengan model berlangganan, mereka tidak perlu secara manual melakukan input pembayaran setiap bulannya.

Di balik kemudahan sistem berlangganan, ada sebuah platform yang menjembatani proses transaksi disebut dengan Recurring Payments. Di artikel ini, akan dibahas tentang pengertian, cara kerja, sampai use case penggunaannya.

Cara kerja platform recurring payments

Recurring Payments adalah sebuah infrastruktur layanan keuangan yang memungkinkan layanan digital menghadirkan automasi proses pembayaran. Sejatinya dalam proses automasi ini, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan oleh platform kepada pengguna, meliputi:

  1. Autentikasi dan otorisasi; proses ini akan meminta pengguna memberikan persetujuan dan perizinan akan transaksi pembayaran yang akan dilakukan dalam beberapa waktu mendatang. Termasuk memberikan akses kepada platform untuk melakukan transaksi dengan akun-akun finansial yang dimiliki, misalnya kartu kredit, kartu debit, e-money, atau lainnya. Penyedia recurring payments seperti Finantier memiliki konektivitas langsung dengan perbankan sebagai mitra, sehingga proses autentikasi dapat dilakukan secara cepat melalui integrasi login ke akun perbankan yang dimiliki.
  2. Pendebetan; setelah proses sebelumnya selesai, platform akan melakukan pendebetan otomatis dan meneruskan pembayaran kepada merchant terkait atas layanan yang dilanggan oleh pengguna. Aktivitas ini bisa dilakukan secara bebarengan dan kumulatif.
  3. Pelaporan; setiap transaksi yang terjadi akan dilakukan pelaporan, baik via email ataupun pesan singkat. Idealnya, konsumen juga bisa melihat resume dari pembayaran-pembayaran yang telah dilakukan di periode sebelumnya dan yang akan datang.
Cara kerja platform recurring payments
Cara kerja platform recurring payments

Penerapannya di sisi aplikasi digital ialah melalui integrasi antar sistem. Biasanya dilakukan dengan mekanisme Open API. Dalam hal ini, penyedia layanan recurring payments akan menyuguhkan sebuah API yang dihubungkan ke backend aplikasi. Dengan demikian, pengembang hanya perlu fokus untuk menghadirkan user interface yang disesuaikan dengan desain aplikasinya tanpa harus memikirkan arsitektur sistem pembayarannya.

Use case pemanfaatan recurring payments

Layanan recurring payments bisa diterapkan ke dalam beberapa skenario penggunaan. Berikut ini use case populer yang mengadopsi platform recurring payments:

  • Pembayaran berlangganan; seperti dibahas sebelumnya, beberapa aplikasi dapat memanfaatkan platform recurring payments untuk menghadirkan opsi berlangganan. Ini berlaku untuk berbagai jenis aplikasi.
  • Penagihan; untuk beberapa bisnis, misalnya lending atau paylater, platform recurring payments juga akan memberikan pengalaman pengguna yang lebih efisien untuk memastikan nasabah melakukan pengembalian secara tepat waktu.

Namun demikian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menghadirkan layanan recurring payments. Hal paling utama, mitra penyedia platform harus mampu memberikan keandalan dan jaminan keamanan — ini untuk memastikan terhindar dari risiko-risiko yang mungkin terjadi, misalnya kesalahan pendebetan, pembayaran dobel, dan lain-lain.

Selain itu, opsi pembayaran juga perlu diperhatikan. Pastikan mitra memiliki jaringan sistem pembayaran yang lengkap, baik di sisi perbankan maupun fintech payment yang banyak digunakan oleh para konsumen.

Recurring payment dalam ekosistem Open Finance

Salah satu produk Finantier di ekosistem Open Finance yang dimiliki adalah Recurring Payments. Infrastruktur pembayaran ini dihadirkan dengan integrasi tanpa friksi dengan antarmuka yang ramah dengan pengguna. Selain itu, Finantier juga menjamin sistem enkripsi dan keamanan yang diterapkan sangat ketat, sekelas layanan keuangan di perbankan.

Melalui mekanisme tertentu yang dijalankan, layanan recurring payments dari Finantier juga memberikan jaminan biaya yang lebih murah. Pemilik layanan dan konsumen bisa menghemat biaya layanan (fee) hingga 99%, tentu ini akan menjadikan proposisi unik bagi produk itu sendiri.

Dengan use case penggunaan yang semakin luas dan dukungan integrasi yang mudah, Finantier juga memungkinkan berbagai inovasi di luar platform finansial untuk bisa menyuguhkan sistem pembayaran berlangganan yang lebih sederhana. Misalnya, untuk sebuah pengelola gym, produk finantier bisa diterapkan di aplikasinya atau POS (Point of Sales) yang dipakai untuk melengkapi layanan membership yang dimiliki.

Di dalam ekosistem Open Finance, recurring payments ini juga turut didukung fitur finansial lainnya. Untuk melakukan autentikasi dan otorisasi misalnya, ada layanan Account Aggregation — sekaligus memudahkan pengembang untuk mendapatkan data finansial untuk kebutuhan tertentu. Contoh paling sederhana, dengan melihat balance yang kurang, beberapa hari sebelum pembayaran berlangsung bisa memberikan info ke pengguna, sehingga mereduksi kemungkinan gagal bayar.

Produk Open Finance lain yang berpotensi turut dihubungkan adalah Verification, untuk membantu proses verifikasi identitas pengguna. Kemampuan cerdas yang dimiliki oleh fitur ini bisa menghindarkan dari ancaman fraud atau kejahatan siber lainnya.

Hubungi kami untuk layanan Recurring Payments