Bagaimana Bank Bisa Mendapat Keuntungan Dari Open API

Bagaimana Bank Bisa Mendapat Keuntungan Dari Open API

Dengan ekosistem open API, bank dapat dengan mudah mengakses informasi yang diperlukan melalui gateway bersama, memungkinkan mereka menyetujui pinjaman hanya dalam hitungan menit.

11 May 20213 menit bacaan
Tun Yong Yapoleh Tun Yong Yap
Bagaimana Bank Bisa Mendapat Keuntungan Dari Open API

Menurut World Economic Forum (WEF), lebih dari setengah populasi dunia saat ini berumur di bawah 30. Meskipun demikian, terdapat kesenjangan yang semakin besar antara bank dan generasi muda.

Lebih dari 45 persen responden survei WEF Global Shapers tidak setuju dengan pernyataan bahwa mereka mempercayai bank adalah lembaga yang jujur dan adil.

Lalu, bagaimana caranya agar bank bisa mendapatkan kembali kepercayaan dari generasi berikutnya?

Jawabannya terletak pada bagaimana pendekatan mereka untuk menyimpan data finansial pelanggan mereka. Terhambat oleh kebutuhan dalam mematuhi peraturan yang ketat mengenai pertukaran data tersebut, sebelumnya bak memilih untuk menyimpannya dalam suatu tempat khusus.

Namun, waktu telah berubah.

Didukung oleh ekosistem terbuka dimana API memfasilitasi pertukaran data finansial digital di seluruh platform, perusahaan teknologi modern kini dapat menawarkan produk finansial yang lebih baik bagi pelanggan mereka.

Pengguna seharusnya menanggapi perubahan pengalaman yang lebih nyaman dan dipersonalisasi ini dan beralih ke layanan baru.

Perubahan persepsi

Berkaca dari kesuksesan yang diperoleh perusahaan-perusahaan ini dari platform open API, bank-bank di Eropa dan Amerika Utara segera mengambil pertimbangan dan memutuskan untuk menerimanya.

Langkah tersebut membuat bank membuka kunci terhadap penyimpanan data finansial konsumen.

Dengan ekosistem terbuka dimana bank dapat dengan bebas bertukar informasi seperti transaksi dan riwayat pendapatan satu sama lain, mereka mulai melihat keuntungan dari hal tersebut dan mereka dapat memahami pelanggan dengan lebih baik.

Dengan keberhasilan Open Banking di Barat, membuat para regulator di Asia Tenggara mulai mengikuti langkah tersebut.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia juga telah merilis framework open API yang merinci peluncuran gateway API umum bagi bank dan lembaga finansial lainnya untuk bertukar data finansial.

Lebih dari 85 persen korporasi dan UMKM di Asia-Pasifik menuai manfaat dari Open Banking (Kredit Foto: Accenture)

Berkolaborasi untuk menang

Di tengah pembicaraan tentang open API dan ekosistem Open Banking, apa manfaat nyata yang diberikan bagi pihak bank?

Pertama-tama, menghadirkan user experience yang lebih menarik untuk memuaskan rasa penasaran konsumen muda yang sangat singkat.

Sebagai contoh, dengan API yang secara instan mengekstrak data konsumen dari berbagai platform finansial, bank dapat memverifikasi identitas dan riwayat finansial calon pelanggan mereka hanya dalam hitungan detik.

Hal ini memungkinkan peniadaan proses pengisian formulir pendaftaran yang mana memangkas waktu yang dibutuhkan untuk melayani pelanggan.

Selain itu, bank dapat mempersingkat proses persetujuan pinjaman mereka dan menawarkan pinjaman secara lebih cepat, tanpa menambah resiko kelalaian.

Ini adalah hasil dari kemampuan API untuk mengumpulkan data finansial dari platform yang berbeda.

Dengan data ini, bank dapat menghasilkan skor kredit yang komprehensif untuk peminjam individu, memungkinkan mereka untuk secara akurat menentukan kemampuan mereka dalam membayar angsuran.

Peningkatan pendapatan

Selain menawarkan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan dan menurunkan tingkat kelalaian pinjaman, open API juga membuka jalan untuk menciptakan aliran pendapatan baru.

Bank dapat memanfaatkan peningkatan pengetahuan pelanggan mereka untuk menawarkan layanan baru sebagai bagian dari upaya upselling atau cross-selling.

Misalnya, seorang pelanggan yang mengambil hipotek properti dapat ditawari rencana asuransi properti dengan premi kompetitif yang spesifik untuk pendapatan dan riwayat kreditnya.

Hal ini bisa dilakukan karena adanya open API yang memungkinkan bank untuk memverifikasi pendapatan dan riwayat kredit mereka di berbagai platform sebelum menghasilkan premi yang disesuaikan dengan risiko.

Menangkan kompetisi

Rata-rata, dibutuhkan waktu beberapa minggu agar pinjaman pribadi diproses sepenuhnya oleh bank. Dalam periode waktu yang sama, seseorang dapat dengan mudah mendapatkan persetujuan pinjaman di platform pinjaman alternatif.

Hal ini memaksa bank untuk memikirkan kembali bagaimana cara pendekatan mereka terkait persetujuan pinjaman.

Sebelumnya, mereka membuang-buang waktu dan sumber daya yang berharga untuk mengambil dokumen finansial fisik (seperti laporan laba rugi masa lalu) dari pelanggan dan menelusuri web untuk laporan kredit mereka.

Namun, dengan ekosistem Open Banking, bank dapat dengan mudah mengakses informasi yang diperlukan melalui API gateway bersama, memungkinkan mereka untuk menyetujui pinjaman hanya dalam hitungan menit.

Di antara berbagai manfaat yang dapat diberikan open API bagi bank, apa pengaruhnya terhadap keuntungan mereka?

Sebuah laporan oleh Accenture menyatakan bahwa bank-bank yang menganut Open Banking akan memperoleh keuntungan dari potensi peningkatan pendapatan sebesar 20 persen.

Sedangkan mereka yang gagal menerapkannya berisiko kehilangan 30 persen kepada pelaku industri yang mengganggu seperti perusahaan fintech pada tahun 2020.

Pemenang berinovasi

Bukan rahasia lagi bahwa perusahaan fintech sedang merevolusi masa depan layanan finansial, menyediakan produk yang mudah digunakan dan dipersonalisasi dari sebagian kecil dari yang ditawarkan oleh para petahana.

Penyebab kesuksesan mereka? Open API.

Bank dan inovasi lainnya biasanya tidak saling melengkapi. Untuk lembaga-lembaga yang berumur lebih dari seabad ini, pilihan untuk mengadopsi teknologi baru dengan mengorbankan yang lama bisa jadi sulit.

Namun, itu bukan lagi pilihan. Mantra "berinovasi atau mati" mewakili kenyataan pahit dari sektor jasa finansial saat ini. Bank, seperti yang lainnya, akan dipaksa untuk berinovasi.

Finantier bekerja sama dengan bank-bank terkemuka di Indonesia untuk menyediakan API yang dibuat khusus untuk mereka. Dengan menghubungkan mereka ke ekosistem Open Finance, kami memungkinkan mereka untuk mendapatkan keunggulan atas pesaing mereka yang masih beroperasi secara terpisah.

Jika Anda adalah bank di Indonesia yang ingin memanfaatkan framework open API yang ditetapkan oleh OJK, hubungi kami hari ini untuk mengetahui bagaimana kita dapat bekerja sama untuk mengembangkan layanan finansial bagi generasi berikutnya.